ASSALAMUALAIKUM WR.WB
STRUKTUR DATA
Pertemuan I&II – SELASA ,8 Februari 2011
# Struktur data
MATERI SEMESTER 2:
1. Bahasa pemograman
2. Procedure dan function
3. Tipe data array,record dan array record
4. Stack
5. Queu
6. Sort dan search
7. Pointer tunggal
8. Pionter ganda
9. Linked list
10. Binary tree
11. Graph
1. Bahasa pemograman
Struktur bahasa :
1. Judul program
2. Deklarasi
a. Tipe Data
b. Konstanta
c. Variable
d. Function
e. Procedure
3. Program utama
Begin
End
2. Procedure dan function
3. Array,record dan Array record
Array adalah kumpulan data sejenis
Contoh penulisan a: array[1..10] of string untuk satu dimensi
Adanya indeks untuk setiap data yang disimpan didalam suatu variable
Indeks terdiri dari banyak dimensi ,namaun di mata kuliah ini itu tak terlalu di permasalahkan yang akan di bahas di bab ini adalah mengenai banyaknya cara-cara penulisan array dalam pascal
Record adalah kumpulan dari variable dalam 1 type
Contoh penulisan type Mahasiswa=record
Nama,nim : string;
End;
Nah itu adalah contoh penulisan record,intinya dalam satu record qt bisa menyimpan banyak variable,sebenarnya pengunaan nya sama saja saat kita menggunakan variable dengan array,namaun saat kita memamakai record progam kita akan lebih terstruktur,yah nama juga mata kuliah struktur data ...hehehehe ok kita lanjut untuk contoh penulisan perintah menggunakan type data record :
Misal :
uses wincrt;
type mahasiswa=record
nama:string;
end;
var mhs_ti:mahasiswa;
begin
write(‘input nama anda : ‘); readln(mhs_ti.nama);
writeln(‘nama anda adalah ‘,mhs_ti.nama);
end.
Lihat perbedaan nya ,saat kita memangil variable .selain itu ada cara lain
uses wincrt;
type mahasiswa=record
nama:string;
end;
var mhs_ti:mahasiswa;
begin
with mhs_ti do
begin
write(‘input nama anda : ‘); readln(nama); penggunaan begin end hanya untuk
writeln(‘nama anda adalah ‘nama); perintah with
end;
end.
Dengan menggunakan cara kedua kita dapat mempersingkat perintah ,namaun pilihan ada pada anda mau menggunakana yang mana.
Array record adalah tipe data gabungan antara array dan record untuk mengatasi jumlah data yang terbatas pada record ,deklarasi array untuk record yang sudah di buat
Contoh penulisan:
uses wincrt;
type mahasiswa=record
nama,nim:string;
nilai :byte;
end;
mhs_ti = array[1..10] of mahasiswa
var mhs_tipc:mhs_ti;
i:integer;
begin
for i:= 1 to 3 do
begin
writeln(‘data ke ‘,i);
write(‘input nama anda : ‘); readln(mhs_ti.nama);
write(‘input nim anda : ‘); readln(mhs_ti.nim);
write(‘input nilai anda : ‘); readln(mhs_ti.nilai);
end;
writeln(‘_________________________________’);
for i := 1 to 3 do
begin
writeln(‘nama anda adalah ‘,mhs_ti.nama);
writeln(‘nama anda adalah ‘,mhs_ti.nim);
writeln(‘nama anda adalah ‘,mhs_ti.nilai);
end;
end.
Ok,mudah bukan cara penulisan ,yang penting di pahami terlebih dahulu nanti pasti bisa,nah sekarang tugas ...hemmm ini tugas pertama pak Rofiq,wew tulis tangan boooo ...tapi tetep bersemangat okokok.
Output :
Menu Utama :
1. Input Data
2. Cetak Data
3. Keluar
Pilih menu : _
1. Input data
a. Nama,nim,uas,tugas,uts
2. Cetak data
a. Nama,nim,uas,tugas,uts,nilai akhir(uts*35%,uas*50%,tugas15%),nilai huruf(jika nilai akhir >80 :A,>=70 & <=79 :B,>=50 & <=69:c,>=36 & <=49:D,<35:E
Menggunakan array record
Selamat mengerjakan
Di presentasikan oleh Pak.Rofiq dan ditulis kembali oleh Eka Wahyuni H.s insyaAllah S.Kom,
Selengkapnya...
-
Isi dengan kalimatyang ingin anda di tampilkan mendampingi foto/image akhiri dengan titik. -
Isi dengan kalimatyang ingin anda di tampilkan mendampingi foto/image.
-
Isi dengan kalimatyang ingin anda di tampilkan mendampingi foto/image.
-
Isi dengan kalimatyang ingin anda di tampilkan mendampingi foto/image.
-
Isi dengan kalimatyang ingin anda di tampilkan mendampingi foto/image.
STRUKTUR DATA- Pertemuan I&II
Pertemuan 1 (Rangkaian Digital)
Assalamualaikum wr.wb ...
ini adalah pertemuan pertama mata kuliah "Rangkaian Digital" .
weeww pertama denger mata kuliah ini dah kebayang pasti susah banget ...
but belum di coba dah sudzon duluan ,heiii ...dasar(heheheh)...
nah nih rangkuman yang aku buat untuk mata kuliah "Rangkaian Digital",bab 1 kita akan membahas tentang "Sistem Bilangan"
_________________________________________________________________-
1. Sistem bilangan
a. Bilangan Biner terdiri atas 2 bilangan yaitu 1&0
b. Bilangan Oktal terdiri atas 8 bilangan yaitu 0 s/d 7
c. Bilangan Desimal terdiri atas 10 bilangan yaitu o s/d 9
d. Bilangan Heksadesimal terdiri atas 16 bilangan yaitu 0 s/d 9 & A s/d F
nah itu macam-macam Sistem bilangan banyak dan mulai membingungkan,tapi sangat mudah di hapalin koc ,lumayan buat nambah-nambah hapalan ...
ok next ..
Konversi Bilangan
a . Desimal Ke Biner
desimal Biner
0 0
1 1
2 10
3 11
nah loh koc bisa kayak gitu ,hemmm pasti kalian bingung,jangankan kalian ane aja bingung ,,tapi beberapa menit kemudian ane dah gag bingung karna sudah dijelaskan sangat jelas ma dosen di kelas ,nah begini penjelasanya .perhatikan baik-baik yah...
karna bilangan biner terdiri dari hanya 2 angka 0 & 1 maka setiap konversi bilangn desimal ke biner itu gag jauh-jauh dari angka 1 & o
nah cara ngoversinya begini ,misalnya angka 4 berapakan bil binernya ...
4/2 = 2 sisa o
2/2 = 1 sisa 0
nah hasilnya kita urutkan dari bawah = 100
mudah kan,next kalau yang diketahui nilai 3 adalah 11 maka mencari nilai 4 tinggal menambahkan angka 1 kayak gini contohnya :
11(2)
1(2)
-- +
100
cara ngitungnya sama seperti biasanya hanya hasil penjumlahanya aja yang beda ,misal 1 + 1 = 2 untuk desimal , tapi 1+1= 10 untuk biner ,
negerti gag ,hemm pasti dah ngerti .:D
oea (2) itu menjelaskan bahwa itu bilangan biner jadi klo tulisanya (16) itu berarti bilangan heksadesimal ,namaun penulisanya subscript yah..
okk Next lagi
soal latihan :
1. 111(2) + 101(2) = ...(2)?
2. 55(10) = .....(2)?
3. 1010(2) + 11(10) = ....(2)?
4. 101(10) + 11011(2) = .....(2)?
5. 257(10) + 11(2) = .......(2)?
jawabanya :
1. 111(2)
101(2)
------ +
1100(2)
2. 55/2 = 27 sisa 1
27/2 = 13 sisa 1
13/2 = 6 sisa 1
6/2 = 3 sisa 0
3/2 = 1 sisa 1
jadi : 110111(2)
3. 11/2 = 5 sisa 1
5/2 = 2 sisa 1
2/2 = 1 sisa 0
jadi : 1011(2)
1010(2)
1011(2)
------- +
10101(2)
ayooo kerjakan no 4 & 5 ?
hehehehe
dah dulu yah,moga ada kelanjutanya ,,,asal ane gag bosan aja ...aminnn
wassalam .:)
Selengkapnya...
3.23.2011
STRUKTUR DATA- Pertemuan I&II
STRUKTUR DATA
Pertemuan I&II – SELASA ,8 Februari 2011
# Struktur data
MATERI SEMESTER 2:
1. Bahasa pemograman
2. Procedure dan function
3. Tipe data array,record dan array record
4. Stack
5. Queu
6. Sort dan search
7. Pointer tunggal
8. Pionter ganda
9. Linked list
10. Binary tree
11. Graph
1. Bahasa pemograman
Struktur bahasa :
1. Judul program
2. Deklarasi
a. Tipe Data
b. Konstanta
c. Variable
d. Function
e. Procedure
3. Program utama
Begin
End
2. Procedure dan function
3. Array,record dan Array record
Array adalah kumpulan data sejenis
Contoh penulisan a: array[1..10] of string untuk satu dimensi
Adanya indeks untuk setiap data yang disimpan didalam suatu variable
Indeks terdiri dari banyak dimensi ,namaun di mata kuliah ini itu tak terlalu di permasalahkan yang akan di bahas di bab ini adalah mengenai banyaknya cara-cara penulisan array dalam pascal
Record adalah kumpulan dari variable dalam 1 type
Contoh penulisan type Mahasiswa=record
Nama,nim : string;
End;
Nah itu adalah contoh penulisan record,intinya dalam satu record qt bisa menyimpan banyak variable,sebenarnya pengunaan nya sama saja saat kita menggunakan variable dengan array,namaun saat kita memamakai record progam kita akan lebih terstruktur,yah nama juga mata kuliah struktur data ...hehehehe ok kita lanjut untuk contoh penulisan perintah menggunakan type data record :
Misal :
uses wincrt;
type mahasiswa=record
nama:string;
end;
var mhs_ti:mahasiswa;
begin
write(‘input nama anda : ‘); readln(mhs_ti.nama);
writeln(‘nama anda adalah ‘,mhs_ti.nama);
end.
Lihat perbedaan nya ,saat kita memangil variable .selain itu ada cara lain
uses wincrt;
type mahasiswa=record
nama:string;
end;
var mhs_ti:mahasiswa;
begin
with mhs_ti do
begin
write(‘input nama anda : ‘); readln(nama); penggunaan begin end hanya untuk
writeln(‘nama anda adalah ‘nama); perintah with
end;
end.
Dengan menggunakan cara kedua kita dapat mempersingkat perintah ,namaun pilihan ada pada anda mau menggunakana yang mana.
Array record adalah tipe data gabungan antara array dan record untuk mengatasi jumlah data yang terbatas pada record ,deklarasi array untuk record yang sudah di buat
Contoh penulisan:
uses wincrt;
type mahasiswa=record
nama,nim:string;
nilai :byte;
end;
mhs_ti = array[1..10] of mahasiswa
var mhs_tipc:mhs_ti;
i:integer;
begin
for i:= 1 to 3 do
begin
writeln(‘data ke ‘,i);
write(‘input nama anda : ‘); readln(mhs_ti.nama);
write(‘input nim anda : ‘); readln(mhs_ti.nim);
write(‘input nilai anda : ‘); readln(mhs_ti.nilai);
end;
writeln(‘_________________________________’);
for i := 1 to 3 do
begin
writeln(‘nama anda adalah ‘,mhs_ti.nama);
writeln(‘nama anda adalah ‘,mhs_ti.nim);
writeln(‘nama anda adalah ‘,mhs_ti.nilai);
end;
end.
Ok,mudah bukan cara penulisan ,yang penting di pahami terlebih dahulu nanti pasti bisa,nah sekarang tugas ...hemmm ini tugas pertama pak Rofiq,wew tulis tangan boooo ...tapi tetep bersemangat okokok.
Output :
Menu Utama :
1. Input Data
2. Cetak Data
3. Keluar
Pilih menu : _
1. Input data
a. Nama,nim,uas,tugas,uts
2. Cetak data
a. Nama,nim,uas,tugas,uts,nilai akhir(uts*35%,uas*50%,tugas15%),nilai huruf(jika nilai akhir >80 :A,>=70 & <=79 :B,>=50 & <=69:c,>=36 & <=49:D,<35:E
Menggunakan array record
Selamat mengerjakan
Di presentasikan oleh Pak.Rofiq dan ditulis kembali oleh Eka Wahyuni H.s insyaAllah S.Kom,
3.10.2011
Pertemuan 1 (Rangkaian Digital)
Assalamualaikum wr.wb ...
ini adalah pertemuan pertama mata kuliah "Rangkaian Digital" .
weeww pertama denger mata kuliah ini dah kebayang pasti susah banget ...
but belum di coba dah sudzon duluan ,heiii ...dasar(heheheh)...
nah nih rangkuman yang aku buat untuk mata kuliah "Rangkaian Digital",bab 1 kita akan membahas tentang "Sistem Bilangan"
_________________________________________________________________-
1. Sistem bilangan
a. Bilangan Biner terdiri atas 2 bilangan yaitu 1&0
b. Bilangan Oktal terdiri atas 8 bilangan yaitu 0 s/d 7
c. Bilangan Desimal terdiri atas 10 bilangan yaitu o s/d 9
d. Bilangan Heksadesimal terdiri atas 16 bilangan yaitu 0 s/d 9 & A s/d F
nah itu macam-macam Sistem bilangan banyak dan mulai membingungkan,tapi sangat mudah di hapalin koc ,lumayan buat nambah-nambah hapalan ...
ok next ..
Konversi Bilangan
a . Desimal Ke Biner
desimal Biner
0 0
1 1
2 10
3 11
nah loh koc bisa kayak gitu ,hemmm pasti kalian bingung,jangankan kalian ane aja bingung ,,tapi beberapa menit kemudian ane dah gag bingung karna sudah dijelaskan sangat jelas ma dosen di kelas ,nah begini penjelasanya .perhatikan baik-baik yah...
karna bilangan biner terdiri dari hanya 2 angka 0 & 1 maka setiap konversi bilangn desimal ke biner itu gag jauh-jauh dari angka 1 & o
nah cara ngoversinya begini ,misalnya angka 4 berapakan bil binernya ...
4/2 = 2 sisa o
2/2 = 1 sisa 0
nah hasilnya kita urutkan dari bawah = 100
mudah kan,next kalau yang diketahui nilai 3 adalah 11 maka mencari nilai 4 tinggal menambahkan angka 1 kayak gini contohnya :
11(2)
1(2)
-- +
100
cara ngitungnya sama seperti biasanya hanya hasil penjumlahanya aja yang beda ,misal 1 + 1 = 2 untuk desimal , tapi 1+1= 10 untuk biner ,
negerti gag ,hemm pasti dah ngerti .:D
oea (2) itu menjelaskan bahwa itu bilangan biner jadi klo tulisanya (16) itu berarti bilangan heksadesimal ,namaun penulisanya subscript yah..
okk Next lagi
soal latihan :
1. 111(2) + 101(2) = ...(2)?
2. 55(10) = .....(2)?
3. 1010(2) + 11(10) = ....(2)?
4. 101(10) + 11011(2) = .....(2)?
5. 257(10) + 11(2) = .......(2)?
jawabanya :
1. 111(2)
101(2)
------ +
1100(2)
2. 55/2 = 27 sisa 1
27/2 = 13 sisa 1
13/2 = 6 sisa 1
6/2 = 3 sisa 0
3/2 = 1 sisa 1
jadi : 110111(2)
3. 11/2 = 5 sisa 1
5/2 = 2 sisa 1
2/2 = 1 sisa 0
jadi : 1011(2)
1010(2)
1011(2)
------- +
10101(2)
ayooo kerjakan no 4 & 5 ?
hehehehe
dah dulu yah,moga ada kelanjutanya ,,,asal ane gag bosan aja ...aminnn
wassalam .:)
